Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Selamat siang.. saya ingin bertanya tentang pajak, contoh ada pengadaan peralatan di sebuah kantor senilai 50 juta, belanja langsung oleh bendahara di satu toko penyedia barang, yg jadi pertanyaan siapakah yg menjadi wajib pajak, apakah pihak kantor atau dari pihak toko?? dan apabila dari pihak kantor wajib membayar pajak (PPN dan PPh) bagaimana rumus perhitungannya (PPN & PPh 22). Terima kasih

Comments ( 2 )

  1. July 20, 2016 at 7:07 am

    saya asumsikan bahwa pihak penyelenggara pengadaan dalam kasus Anda adalah pengadaan untuk kantor pemerintah yang melibatkan penggunaan dana APBN/APBD. Artinya, kuasa pengguna Anggaran akan melibatkan bendaharawan pemerintah dalam pembayaran setiap transaksinya.

    Yang bertindak sebagai wajib pajak adalah keduanya, Pihak rekanan (penjual) selaku penanggung kewajiban PPh pasal 22 atas penghasilan yang diterimanya, dan Pihak instansi (diwakili oleh bendaharawan) selaku penanggung PPN-nya.

    Dalam hal demikian, terdapat kekhususan atas pelaksanaan pemotongan dan pemungutan atas transaksi pengadaan barang yang terjadi tersebut, yaitu Pemotongan PPh 22 (1,5% dari nilai transaksi) maupun pemungutan PPN (10% dari nilai transaksi) wajib dilakukan oleh pihak bendaharawan, dan bendaharawan wajib menyetorkannya ke kas negara melalui mekanisme perpajakan yang telah diatur.

    Selain itu, atas pemotongan PPh 22 terhadap rekanan, pihak bendaharawan pemerintah wajib menerbitkan bukti pemotongan PPh 22 tersebut.

    Demikian, semoga membantu

Leave a reply