{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


Tentang penghitungan pph final yang dikenakan 1% atas omzet peredaran bruto/penghasilan bruto

Saya ingin menanyakan norma perhitungan 1% atas omzet peredaran bruto berdasarkan pp46 tahun 2013. soal ada kerancuan pengertian yaitu apakah 1% atas penghasilan bruto(keuntungan kotor) atau 1% atas peredaran bruto(omzet penjualan). permasalahannya apabila sebagai pedagang grosir yang hanya mendapat keuntungan tidak sampai 1%, berati akan mengalami kerugian apabila dikenakan 1% atas omzet penjualan, belum lagi belum terhitung gaji karyawan toko. Sedangkan transaksi pembelian melalui pembayaran bilyet giro, apakah akan dihitung oleh dinas pajak sebagai omzet penjualan. mohon pencerahannya.

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


1 Answer

Apabila rekan memiliki pengahsilan atau peredaran usahan di bawah 4,8 M….berarti rekan termasuk dalam golongan UMKM dan dikenakan perhitungan PPh sebesar 1 % dari peredaran atau penghasilan bruto nett nya, rekan denny……

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up

Search

Ads

tepung pizza instan dan sehat

Sponsors