Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

PT A telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang terdaftar di KPP Madya Malang sejak tahun 2008. Pada tahun 2012, PT A telah menyampaikan secara lengkap dan tepat waktu Surat Pemberitahuan untuk Tahun Pajak 2012 dengan pajak terhutang sebesar Rp. 15.257.389,00. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh KPP Madya Malang, ditemukan ada keuntungan atas penjualan aset perusahaan di tahun 2012 yang belum dilaporkan di SPT untuk Tahun Pajak 2012 sebesar Rp. 12.345.678,00. Terkait temuan tersebut, PT A di undang untuk melakukan pembahasan akhir dengan pemeriksa pajak di KPP Madya Malang. pertanyaan :
1. Apa hak dan kewajiban PT A atas temuan tersebut?
2. Apa yang harus dilakukan oleh KPP Madya Malang?
3. Apabila pada pembahasan hasil pemeriksaan, PT A ternyata berhalangan hadir, bagaimana hasil pemeriksaan tersebut?

Comment ( 1 )

  1. naufalaziz
    October 5, 2015 at 1:25 am

    1. Hak dan kewajiban wajib pajak adalah memberikan klarifikasi atas transaksi penjualan aset tersebut, apakah sudah/belum dilaporkan dan sudah/belum diperhitungkan dalam SPT PPh Tahunan yang menjadi objek pemeriksaan

    2. membuktikan temuan tersebut dengan memperkuat dengan dukungan data transaksi penjualan aset tersebut, dan menunjukkan bahwa benar jika memang keuntungan atas penjualan aset tersebut belum diperhitungkan dalam laporkan pajaknya dalam SPT PPh Tahunan

    3. jika memang berhalangan hadir, silahkan hubungi tim pemeriksanya untuk penjadwalan ulang. Namun jika Wajib Pajak hadir tanpa alasan jelas dan tidak ada penjadwalan ulang, biasanya dalam panggilan pembahasan akhir disebutkan “dalam hal wajib pajak tidak menghadiri undangan pembahasan hasil akhit pemeriksaan….maka dianggap wajib pajak dianggap menyetujuinya..”

Leave a reply