Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

saya ingin bertanya seputar pengampunan pajak.
Ayah saya memiliki NPWP sedangkan ibu saya tidak. Harta yang dimiliki oleh orang tua saya adalah harta bersama yang dikumpulkan sejak menikah. Mereka tidak membuat perjanjian pisah harta. Namun ada harta yang atas nama ayah dan ada juga yang atas nama ibu. Harta atas nama ibu adalah pemberian dari ayah saya, berupa uang tabungan dan juga ruko.
Ayah seorang wiraswata, berjualan mebel dan ibu adalah ibu rumah tangga yang juga membantu ayah berjualan. Ayah mengisi SPT setiap tahun, tapi hanya mengisi dan membayarkan pajak atas harta namanya saja, sedangkan harta atas nama ibu tidak dimasukkan dalam SPT. Jadi ibu saya tidak pernah membayar pajak atas harta namanya.
Yang ingin saya tanyakan adalah apakah ibu saya harus membuat NPWP sendiri untuk bisa ikut tax amnesty? Atau tidak perlu membuat NPWP dan bisa ikut NPWP suami.
Terima kasih.

Comments ( 3 )

  1. naufalaziz
    August 11, 2016 at 2:08 am

    Salaam,
    sistem perpajakan di Indonesia menganut prinsip family entity dalam pelaksanaan kewajiban pajak, kecuali antara suami-istri terdapat perjanjian pisah harta dan pernyataan tertulis dari Istri untuk memenuhi kewajiban pajak terpisah dari suami.
    Dalam kasus yang Ibu sebut, sudah seharusnya pelaporan harta serta kewajiban istri tersebut digabung dalam pelaporan SPT suami, termasuk penghasilan anak yang belum dewasa yang masih menjadi tanggungan orang tua (jika Ada). Perihal harta atas nama siapapun tidak masalah, sepanjang secara de facto menjadi hak keluarga tersebut.

    • August 11, 2016 at 6:12 am

      Terima kasih untuk jawaban sebelumnya.
      Saya ingin tanya lagi. Jika gaji yang diterima dari pekerjaan sebagai pegawai/karyawan toko sebesar 1.9jt/bln. Lalu setelah dipotong untuk biaya hidup sehari-hari tersisa kurang lebih 1jt, dan 1jt itu di tabung di bank. Rekening tabungan dibuka sejak masih kecil dan saldo yang terkumpul kira-kira 70jtan (kumpulan dari menyisihkan uang jajan ketika sekolah dan gaji setelah bekerja). Tidak memiliki harta berharga lain selain uang tabungan tersebut.
      Yang ingin ditanyakan adalah jika belum punya NPWP, apakah perlu membuat NPWP dan mengikuti TA?

  2. naufalaziz
    August 11, 2016 at 7:58 am

    ya rekan, atas tabungan tersebut jika sebelumnya belum pernah dilaporkan bisa menjadi objek TA, dan untuk ikut TA dalam kasus Anda harus mendaftarkan diri untuk ber-NPWP terlebih dahulu

Leave a reply