Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Siang pak.
Pak saya ingin bertanya untuk TA ini. Ayah saya memiliki 2 bh truck bekas yang di beli di tahun 2013 dan 1 lagi di tahun 2014 dari hasil sisa gaji yang dikumpulkan sebelum berhenti dan sisanya dari kredit/ leasing. Untuk SPT selalu dibuat tapi untuk 2 bh truck ini belum di laporkan dari SPT thn 2013 s/d thn 2015. Pertanyaan saya :
1. Untuk menentukan nilai wajarnya, bagaimana saya memperhitungkan nilai yang harus saya laporkan?
2. Apakah saya harus mengikuti TA atau SPT ?
3. Untuk 2 bh truck ini belum balik nama dari penjualnya. Apakah saya harus membuat surat pengakuan harta atau surat pernyataan kepemilikan saja sudah cukup?
Terimakasih.

Comment ( 1 )

  1. naufalaziz
    September 1, 2016 at 9:23 am

    Terkait nilai wajar, sepenuhnya diserahkan (self assesment) kepada wajib pajak, dlm UU Tax Amnesty disebutkan bahwa nilai wajar tersebut dengan melihat/membandingkan dengan aset sejenis (per kondisi akhri tahun 2015), saya lebih cenderung pada berapa nilai pasaran aset sejenis saat tersebut.

    namun demikian, fiskus tidak bisa melarang juga jika wajib pajak ternyata menggunakan nilai buku, nilai perolehan, atau memilih nilai pasar aset sejenis.

    silahkan pilih TA dengan segala manfaat yang didapat atau melalui pembetulan SPT namun masih berpotensi diklarifikasi s.d. diperiksa oleh fiskus

    Dalam ketentuan dalah hal aset tersebut masih atas nama orang lain, silahkan disertakan surat pernyataan nominee (bisa ditanyakan mengenai format dan pengisiannya ke helpdesk TA di KPP tempat terdaftar)

Leave a reply