{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


Tatacara Pembayaran PPh 4(2) bagi WP yang baru membayarkan PPh 4(2) – nya

selamat sore,saya ingin bertanya mengenai tata cara pembayaran PPh 4(2) bagi perusahaan yang belum pernah membayar dan melaporkan pajak PPh 4(2) -nya. apakah harus membayar per bulan/ tahun berjalan atau harus membayar sejak sewa tanah dan bangunan dilakukan? terimakasih

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


Tags

2 Answers

Saya coba jawab bu Tsabita,
untuk kasus sewa yang perusahaan ibu lakukan, saya asumsikan bahwa perusahaan ibu di posisi sebagai pihak penyewa, maka kewajibannya adalah melakukan pemotongan PPh 4 ayat (2) atas penghasilan sewa yang dibayarkan kepada pihak yang menyewakan.
___
Besaran tarif PPh 4(2) atas persewaan adalah 10% dari nilai bruto sewa, yang wajib dilakukan pemotongan dan disetorkan paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya (terhitung dari bulan dilakukan pembayaran sewa tersebut), misal Perusahaan Ibu melakukan pembayaran sewa di tanggal 3 Agustus 2017 sebesar 100juta maka kewajiban pemotongan sewa yang mesti dilakukan sebesar 10juta, wajib Anda setorkan paling lambat tanggal 10 September 2017, dengan kode jenis setoran 411128-403
___
Adapun pelaporannya paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya, dalam contoh kasus di atas wajib Anda laporkan paling lambat tanggal 20 september 2017.
Selain itu, perusahaan Anda wajib meneritkan bukti pemotongan PPh 4(2) atas persewaan tersebut ya, dan memberikannya kepada pihak yang menyewakan (yang dipotong PPh 4(2) tersebut).
___
Sifat kewajiban pelaporan tersebut menyesuaikan dengan ada/tidaknya transaksi persewaan tersebut (insidentil), dan tentunya tidak setiap bulan Anda wajib laporkan karena memang bukan transaksi rutin.
___
Adapun jawaban yang disampaikan Pak Widodo sebelumnya bukan untuk kasus yang Anda tanyakan.
Demikian, semoga membantu

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


PPh 4(2) sesuai PP 46 Tahun 2013 dibayarkan setiap bulan dengan tarif 1% paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya.
contoh : omset anda bulan Juli sebesar 200jt, maka PPh 4(2) yang harus dibayar adalah sebesar 2jt. Dibayar paling lambat tanggal 15 Agustus.
Chat/add me : https://www.facebook.com/widodo.eli.1

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up