Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Saya mau bertanya mengenai pajak tanggung renteng, mungkin sebelumnya akan saya ceritakan skenarionya sbb:

Penjual adalah PKP perorangan bergerak di bidang properti. Beliau membeli sebidang tanah, dan setelah 1 tahun menjual kembali tanah tersebut dengan keuntungan.

Beliau selama ini selalu memungut dan setor pajak dalam bisnis proprty (saat transaksi jual beli rumah), namun beliau tidak pernah memungut dan setor pajak jika transaksi tanah. Karena persepsi selama ini adalah PPN ada Pajak atas kenaikan nilai barang jika barang tersebut di olah. Namun kali ini tidak terjadi pengolahan barang, tetap di jual dalam bentuk tanah kosong.

Pembeli juga merupakan PKP dalam bidang property, dan berniat men develop tanah tersebut menjadi perumahan.

Transaksi terjadi dan kedua pihak tidak mengetahui kalau harus terjadi pemungutan PPN. Namun setelah transaksi berjalan 1 tahun, ada surat panggilan dari Dirjen Pajak untuk menyetorkan PPN atas transaksi tersebut.

Pihak Penjual berusaha untuk meminta Pembeli untuk membayarkan PPN tetapi dia menolak. Surat panggilan sudah 3x di kirimkan dan Dirjen Pajak memutuskan PPN di tanggung renteng.

Apakah yang harus di lakukan oleh penjual karena beliau tidak tau kalau harus memungut PPN atas transaksi tersebut, dan Pembeli tetap tidak mau membayar walaupun di haruskan tanggung renteng.

Mohon klarifikasi dan jawabannya. Terima kasih.

Leave a reply