{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


SURAT TEGURAN

pada tanggal 1 April 2017 kami terkejut setelah menerima Surat Teguran dari Dirjen. Pajak tertanggal 20 Maret 2017, padahal sebelumnya kami tidak pernah menerima surat apapun dari Dirjen. Pajak.

menurut petugasnya, kami mempunyai utang pajak PPh Pasal 25/29 Badan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2014 (4 tahun berturut-turut) dengan tanggal jatuh tempo pembayaran yang sama, yaitu tanggal 23/07/2016 dengan jumlah tagihan pajak 1 juta rupiah setiap tahunnya, jadi total Rp. 4.000.000,-

memang kesalahan kami adalah ketidak tahuan kami / kurangnya pemahaman kami terhadap ketentuan dalam pelaporan pajak pada setiap bulan atau tahunnya, sehingga tidak pernah melaporkan lagi sejak akhir tahun 2011.. adapun alasan lain adalah karena lembaga kursus kami telah tutup (tidak melakukan kegiatan) sejak januari 2012 dan tidak berpenghasilan / bangkrut / tutup, sehingga terabaikan perkara pelaporan pajak ini..

pertanyaanya :
1. Apakah prosuder pemberian Surat Teguran ini sudah benar atau bagaimana.. karena kami tidak pernah mendapatkan Surat Tagihan Pajak sebelumnya.
2. Apakah seharusnya kami terlebih dulu mendapatkan STP apabila ada tagihan pajak pada setiap tahunnya..?
3. Apakah yang seharusnya kami lakukan terhadap hal ini..? apakah wajib membayar atau bagaimana..?

terimakasih..

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


1 Answer

Sekedar share pengalaman saja
1. Berdasarkan tanggalnya, penerbitan surat teguran sudah sesuai prosedur. 2. Mengenai STP yg tidak pernah diterima, umumnya kantor pajak memiliki bukti pengiriman melalui pos. Yang pasti bila Wajib Pajak tidak memenuhi kewajibannya akan dikenai sanksi/denda.
3. Saran saya : anda segera mengajukan permohonan non efektif agar tidak diterbitkan denda lebih lanjut.
Untuk denda yg sudah terbit anda dapat mengajukan permohonan pengurangan/penghapusan sanksi dengan alasan sudah tidak melakukan usaha. Dikabulkan/tidak-nya permohonan anda tergantung bukti yg anda berikan.dan data yg dimiliki kantor pajak.
Chat via fb
https://www.facebook.com/widodo.eli.1

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up

Search

Ads

tepung pizza instan dan sehat

Sponsors