{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


SPT Tahunan

Mau tanya apakah laporan SPT Tahunan sekarang harus menggunakan e-SPT? Apakah masih bisa laporan secara langsung ke KPP dengan formulir SPT Tahunan? Mohon info selanjutnya.

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


3 Answers

apakah yang rekan Thalita maksud adalah SPT Tahunan Badan, jika iya, maka selanjutnya patut diperhatikan bahwa jika badan hukum tersebut merupakan PKP yang telah wajib menggunakan proram efaktur dalam setiap penerbitan faktur pajaknya…maka kewajiban pelaporan SPT Tahunan PPh Badan-nya pun telah wajib menggunakan media e-SPT

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


Dear Pak Agung,

Saya mau tanya lagi pak mengenai e-Faktur, Jika SPT kurang bayar saya senilai 50jt, namun baru saya bayar ke Bank senilai 25jt. Apakah bisa dalam penginputan di e-Faktur pak? Saya sudah coba masukin NTPN dan nilai 25jt tersebut namun tidak bisa. Disitu terdapat tulisan “Anda harus melakukan pembayaran dan melengkapi data SSP terlebih dahulu”. Apakah tidak bisa yang sisanya saya bayarkan dihari berikutnya dengan keterangan pembetulan, atau memang harus dibayar semuanya pak?
Mohon info nya ya pak.
Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terimakasih.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


dalam sistem efaktur, ketika nilai PPN terutang 50jt maka rekan juga harus melakukan setoran senilai PPN terutang tersebut, baik dalam satu SSP atau terpecah dalam beberapa SSP. ketika ada dua SSP sebagaimana rekan lalukan…silahkan input keduanya…melalui tombol SSP pada halaman induk SPT, dan setelah berhasil input satu ssp silahkan gunakan tombol tambah untuk input data ssp berikutnya.

semoga membantu

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up