Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Sore Pak…

Saya mau tanya perusahaan saya bergerak di bidang kontraktor dan supplier di instansi pemerintahan…

nah yang saya mau tanya kan,, setiap pekerjaan pengadaan dan konstruksi harga sudah termasuk potongan ppn 10% dan pph 1,5% (pengadaan) dan ppn 10% pph 2% (konstruksi) yang langsung di bayarkan/dipungut oleh pihak bendaharawan.. apakah perusahaan saya masih dikenakan SPT Final 1% dari omzet perusahaan saya walaupun omzet nya kurang dari 4,8m?

Tq pak

Comment ( 1 )

  1. naufalaziz
    May 27, 2016 at 3:18 am

    Jika perusahaan Anda memang bergerak di bidang jasa konstruksi, seharusnya termasuk yang dikecualikan dari pengenaan PPh Final 1% menurut PP no.46, dalam hal sekalipun Omset usaha perusahaan Anda masih di bawah 4.8M dalam satu tahun. Namun demikian, melihat bahwa tidak seluruh penyerahan perusahaan berupa penyerahan jasa konstruksi yang dikenakan PPh Final 2,3 atau 4% (PPh Jasa konstruksi), sebagaimana rekan sebutkan bahwa ada pemotongan PPh 22 sebesar 1.5% maka kita lihat dulu nilai omset atas penyerahan non final tersebut, jika nilainya masih dibawah 4.8M maka seharusnya Anda tidak dipotong PPh sebesar 1.5% (harus didahului dengan pengajuan Surat Keterangan Bebas (pemotongan) PPh 23,22 terlebih dahulu) namun seharusnya dikenakan PPh Final 1%. Dalam hal sudah terlanjut dilakukan pemotongan tersebut bisa saja Saudara mengajukan permohonan pemindahbukuan…namun sebelumnya ada baiknya rekan komunikasikan dulu hal ini kepada petugas Account Representative di KPP tempat perusahaan rekan terdaftar.

Leave a reply