Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Seputar pelaporan pajak

Jika ada sebuah CV. melakukan pembelian dengan memalsukan nama penerima (menggunakan nama toko fiktif yg sebenarnya tidak ada), supaya tidak melaporkannya ke kantor Pajak. Apakah bisa dikategorikan penggelapan Pajak? Sanksi apa yang bakal dikenakan pada CV. Tersebut? Apakah pegawai yg memasukan data pajak juga dapat dipidanakan?

Comment ( 1 )

  1. naufalaziz
    September 6, 2016 at 12:29 am

    Pembelian tersebut bisa dikategorikan pembelian fiktif dan seharusnya dikoreksi dari perhitungan HPP, sekalipun transaksi/arus barangnya riil terjadi, namun tidak match dengan dokumen transaksinya.

    Segala bentuk pemalsuan masuk kategori pidana

    Bagi CV, maka pembelian —> perhitungan HPP harus dikoreksi, silahkan hitung kembali kewajiban pajaknya jika sudah disetor dan dilapor, dan atas kurang bayar tersebut dikenakan sanksi keterlambatan penyetoran tentunya (jika sudah disetorkan perhitungan sebelumnya)

Leave a reply