Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Selama ini pengusaha kebanyakan tdk membayar pajak apa adanya karena sebenarnya sistem dari orang pajak sendiri yang mempunyai dalil benar atau salah = tidak betul.Jadi ya sudah alokasikan saja buat mereka. Saya mau tanya jika seseorang yg sebelumnya membayar tidak semestinya dan mau bertobat membayar apa adanya apakah terkena sanksi. Terima kasih.

Comment ( 1 )

  1. December 1, 2014 at 7:51 am

    Dalam ketetentuan UU perpajakan tidak disebutkan pengecualian pengenaan sanksi bagi mereka yang kemudian mulai tertib memenuhi kewajiban perpajakannya disebabkan ‘tobat’ sebagaimana Saudara sebut di atas.

    Namun demikian, jika ketidaktertiban pemenuhan kewajiban pajak terjadi sebab kealpaan dan ketidaksengajaan atau force majeur yang disebabkan hal diluar kuasa wajib pajak maka dalam ketentuan perundang-undangan pajak, maka hak Wajib Pajak dijamin…dalam hal untuk mengajukan permohonan pengurangan maupun penghapusan sanksi.

    Ini pun tentu akan ditelaah oleh DJP, dengan hasil bisa dikabulkan seluruhnya, sebagian atau ditolak. Karena tidak sengaja itu kan nisbi/relatif dan perlu pembuktian juga.

    Jika karena alasan alpa/tidak sengaja saja tanpa pembuktian, maka tidak ada kepastian hukum (parameter terukur) di sini.

    Jika kendala pemenuhan kewajiban pajak datang dari internal DJP, pun bukan berarti menjadi pembenaran bagi wajib pajak untuk tidak melaksanakan pemenuhan kewajiban perpajakan sesuai peraturan perundang-undangan ya…

Leave a reply