{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


Rumah dibelikan ortu, belum punya NPWP, apakah perlu ikut tax amnesty?

Selamat malam, saya beberapa tahun lalu dibelikan rumah oleh orang tua, dan rumah tersebut atas nama saya langsung. Saya belum memiliki NPWP dan penghasilan saya di bawah PTKP. Apakah yang harus saya lakukan? Apakah saya harus ikut tax amnesty dan membuat NPWP? sedangkan penghasilan saya jauh di bawah 54 juta per tahun. Terima kasih.

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


1 Answer

Salaam,
perlu kita lihat terlebih dahulu, apakah atas aset tersebut telah dilaporkan di SPT orang tua? jika iya maka Anda tidak perlu ikut Tax Amnesty (TA). Patut diketahui bahwa sistem perpajakan Indonesia menganut family entity dalam perlakuan subjek pajaknya, jadi sangat mungkin (seharunya demikian) perlakuan harta atas nama anak yang belum dewasa dilaporkan dalam SPT ayah.
—-
Dalam hal anak telah dewasa dan memisahkan diri dari orang tua serta telah memenuhi persaratan subjektif dan objektif untuk mendaftarkan diri menjadi wajib pajak (ber-NPWP) terpisah dari orang tua.
—-
Dalam kasus Anda, persyaratan objek yaitu perolehan penghasilan lebih dari PTKP memang belum terpenuhi, maka memang Anda belum wajib ber-NPWP.
—-
Sementara salah satu sarat untuk mengikuti program Tax Amnesty adalah wajib ber-NPWP terlebih dahulu.
Lalu bagaimana jika Penghasilan masih dibawah PTKP tapi berkeinginan mendaftaran diri untuk ber-NPWP? ini lebih baik, karena saya yakin suatu saat dan Andapun pasti berkeinginan penghasilan Anda menjadi lebih besar (di atas PTKP) bukan?
—-
mau ikut TA dengan kondisi penghasilan masih dibawah PTKP? silahkan saja rekan, karena hakikatnya TA pun pilihan kok, jika ikut lebih baik karena semakin banyak yang ikut maka artinya semakin banyak warga negara yang menyumbang dana untuk pembangunan negeri ini.

Demikian, semoga membantu

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up