WNI bekerja di Malaysia

Question
182 views

Selamat Pagi,

Saya seorang pekerja proyek konstruksi, kadang saya mendapat pekerjaan/penghasilan, tetapi kadang saya tidak bekerja (tidak mendapatkan penghasilan sama sekali).

Sebelumnya saya bekerja di Batam dan rutin membayar pajak (dipotong oleh perusahaan) dan melaporkan SPT setiap akhir tahun. Namun, sejak Juli 2016 sampai Agustus 2017 saya tidak mendapat pekerjaan/penghasilan sama sekali (proyek sudah selesai dan tidak ada proyek baru, jadi semua karyawan di putus kontraknya).

Sejak September 2017, saya mendapatkan pekerjaan di Malaysia. Jadi di tahun 2017, saya tinggal di Indonesia selama 8 bulan (lebih dari 183 hari pada tahun 2017) dan di Malaysia 4 bulan. Dan hanya memperoleh pendapatan selama 4 bulan dari perusahaan di Malaysia. Melalui perusahaan di Malaysia, gaji saya sudah dipotong pajak di Malaysia.

  1. Apakah saya tetap berkewajiban membayar pajak di Indonesia untuk tahun 2017, karena saya tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari? Yang berarti pada tahun 2017, saya akan membayar pajak ganda.
  2. Pada 2018 ini, kontrak saya akan berakhir pada bulan Agustus dan akan kembali ke Indonesia. Yang berarti saya akan tinggal di Indonesia selama 4 bulan pada tahun 2018 (kurang dari 183 hari pada tahun 2018). Lalu apakah pada tahun 2018 nanti saya juga berkewajiban membayar pajak Indonesia di akhir tahun 2018?
  3. Saya pernah mendengar istilah Wajib Pajak Non Efektif. Apakah saya termasuk WP NE? Apa yang harus saya lakukan dan dokumen apa yang diperlukan untuk mendapatkan status WP NE ?
  4. Apakah pengajuan WP NE tersebut dapat dilakukan dengan cara online / pos, karena sekarang saya ada di Malaysia?

Terima kasih.

 

About the Author

Leave an answer