usaha dengan omset di atas 4.8M pertahun tetapi belum mendaji PKP

Question
431 views

selamat malam admin dan senior2 di forum ini

saya ingin bertanya, mohon sekira nya di jawab..

Tahun 2016, usaha yang saya bina mempunyai omset 1,2m per tahun, sehinggga saya belum layak untuk menjadi pkp

tahun 2017, usaha saya sudah mencapai omset diatas 4,8m,yaitu 6m. sehingga pada januari 2018 saya mendaftarkan diri menjadi PKP secara sukarela dan ketika saya mengetik ini, semua sedang dalam proses di kpp.

 

pertanyaan saya

1.berapa pajak yang harus saya bayarkan ? apakah cukup 1% mengacu pada pasal 46, atau di kenakan ppn dan pph, mengingat saya belum pkp, sehingga tidak berhak memungut PPn kepada pembeli saya

2. Oknum pajak coba memeras saya bahwa saya harus membayar PPn 10 dari DPP pembelian saya ke suplier.. (sekitar 600jt )dengan mengancam jika tidak memberi uang, maka saya akan di sahkan menjadi PKP secara jabatan. atau bernegosisasi dengan beliau supaya saya tidak di pungut ppn 600jt

jika benar apa dasar undang2 nya? mengingat saya sudah membayar PPn pada saat pembelian barang (DPP+ppn 10%) menjadi omset 6m mengapa di tagih lagi???

bagaimanakah solusi terbaik nya?? termasuk jika AR saya yang mencoba memeras saya itu bersalah, bagaimana menjebloskan nya..??

mengingat tugas nya adalah memantau, mengingatkan, mengedukasi,memberi pengarahan, bukan malah memeras??

kemana dia selama ini?

harusnya beliau memantau pergerakan omset saya dan sesegera mungkin mengajari saya untuk menjadi pkp.. bukan di tahun pajak berikutnya (2018) baru memberitahu saya???

 

 

terimakasih.. wassalam

 

 

 

About the Author

Thread Reply

  1. Got 1 Votes
    January 29, 2018 at 7:24 am

    Sebelum menjwab pertanyaan anda, saya sampikan informasi berikut : dalam pasal 4 peraturan menteri keuangan nomor 197/PMK.03/2013, sebenarnya kewajiban anda untuk melapor agar dikukuhkan adalah akhir bulan berikutnya setelah omset melebihi 4,8 M. Misal bulan November 2017 omset anda sudah lebih dari 4,8 M, maka paling lambat akhir desember anda harus melapor untuk dikukuhkan sebagai PKP.

    Untuk tahun 2018, anda tidak lagi membayar PPh Final 1% melainkan PPh Pasal 25, karena omset anda sudah di atas 4,8 M. dan anda baru wajib memungut PPN ketika anda dikukuhkan sebagai PKP (kalau sesuai contoh anda wajib memungut PPN sebenarnya sejak desember 2017)
    tidak benar anda wajib bayar 600 jt, kalaupun anda ditetapkan secara jabatan PPN yang harus anda bayar adalah atas omset mulai dari satu bulan setelah anda melebihi 4,8 M. kalau sesuai contoh adalah omset desember. biasanya untuk sebelum menetapkan PKP secara jabatan kantor pajak akan mengirimi surat himbauan agar anda mendaftar secara sukarela terlebih dahulu, baru setelah surat tersebut tidak ditanggapi barulah kantor pajak menetapkan secara jabatan.

    Solusi yang bisa saya sarankan, tunggu saja surat pengukuhan PKP anda, kemudian baru memungut PPN atas transaksi setlah tanggal anda dikukuhkan.
    Rekam pembicaraan anda dengan oknum pajak (walaupun ilegal) catat nama dan NIP nya, laporkan di pengaduan@pajak.go.id atau di (021) 1500200

    Best Answer
  2. January 31, 2018 at 2:37 pm

    Terimakasih atas masukan dan jawaban nya..

    Tepat sekali apa yag anda katakan diatas

    Masalah saya sudah selesai dengan AR. Saya bersikukuh kemana anda selama ini?? Tidak pernah ada himbauan agar saya menjadi pkp, sebelum di pkp kan secara jabatan , mengingat saya awam tentang UU perpajakan. Justru tugas anda Sebagai AR menjelaskan kepada semua WP anda tentang aturan main perpajakan.

    Kalau anda mengingatkan kan saya untuk menjadi pkp, mungkin ada ucapan terimakasih kepada anda(AR), mengingat berapa banyak pengeluaran pajak yg saya dapatkan dengan menjadi PKP.

    Tapi kalau anda memeras saya, saya yang akan laporkan anda (AR)

    saya berani berbicara begitu karena omset diatas 4.8M baru didapat di bulan desember, bulan november omset saya masih 4.7M, sehingga saya punya hak sd akhir januari untuk mengajukan diri menjadi PkP

    Akhirnya bulan ini saya resmi mendapatkan SKPkp dari KPP saya

    Terimakasih telah menjawab pertanyaan sayau dan sukses selalu situs ini..

    Wassalam

     

     

     

Leave an answer