Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Dengan hormat,

Saya mempunyai NPWP yang dibuatkan oleh kantor pada waktu saya masih bekerja sampai tahun 2010. SPT terakhir yang dilaporkan adalah tahun 2010 melalui kantor tempat saya bekerja. Sejak 2010 sampai sekarang saya belum bekerja lagi.

Pada tahun 2015 saya membeli sebuah rumah yang sumber dananya didapat melalui tabungan waktu saya bekerja. Apakah saya perlu mengisi SPT 2015 dan/atau mengikuti Tax Amnesty dengan mengungkap harta saya berupa rumah tersebut? Kalau saya ungkap mengenai rumah tersebut, berarti saya membayar uang tebusan 2% nya?

Atau karena saya sudah melapor SPT meskipun hanya sampai tahun 2010, berarti rumah tersebut tidak perlu saya ikutkan Tax Amnesty karena sumber dananya adalah hasil dari waktu saya bekerja dan sudah dipotong pajak PPh?

Terima kasih,
Inno di Jakarta.

Comment ( 1 )

  1. naufalaziz
    September 7, 2016 at 1:06 am

    Salaam Pak Inno,
    dalam kondisi Anda tidak bekerja/tidak berpenghasilan pun ketika Anda ber-NPWP maka kewajiban pelaporan SPT Tahunan tetap wajib ditunaikan. Justru dari SPT tersebut, negara tahu kondisi tiap wajib pajak, apakah dalam suatu tahun pajak ybs bekerja dan berapa penghasilannya, ataukah wajib pajak tersebut sedang tidak/sudah tidak lagi bekerja.

    Sehingga harusnya, Anda tetap wajib melaporkan SPT 2011 s.d. tahun pajak terakhir (2015) yang akan mencermin kondisi penghasilan Anda di masing2 tahun.
    Sekalipun termasuk terlambat silahkan Anda tetap laporkan kewajiban SPT tersebut.

    Jika Anda merasa repot menempuh cara melaporkan seluruh SPT terdahulu (yang belum Anda sampaikan tersebut), maka TAx Amnesty adalah alternatifnya, tentu dengan beberapa manfaat, antar lain tidak diperiksa lagi untuk pemenuhan kewajiban SPT 2015 dan sebelumnya.

    simpulannya, TA adalah pilihan, alternatif lainnya, silahka laporkan kewajiban SPT terdahulu yang belum Anda tunaikan.

Leave a reply