Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Saya Vivi.
Saya ingin menanyakan :
Jika ada kasus suatu perusahaan kontraktor grade kecil yg seharusnya mendapat potongan PPh Pasal 23 sebesar 2% dari DPP, tetapi omzet dalam satu tahun melebihi nilai yg tertera pada LPJK (yg telah ditentukan) akan dianggap sebagai perusahaan yg tidak memiliki kualifikasi usaha. Sehingga perusahaan tersebut harus mengikuti peraturan yg telah ditetapkan untuk perusahaan yg tidak memiliki kualifikasi usaha yaitu mendapat potongan PPH Pasal 23 sebesar 4%.
Apakah pernyataan tersebut benar?
Jika benar tolong diberikan lampiran landasan hukumnya?
Terima kasih.
Saya tunggu segera konfirmasinya.

Comment ( 1 )

  1. December 1, 2014 at 7:32 am

    berdasarkan PP 51 2008
    Taril Pajak Penghasilan untuk usaha Jasa konstruksi
    adalah sebagai berikut:
    a. 2% (dua persen) untuli Pelaksanaan konstruksi yang
    dilakukan oleh Penyedia Jasa yang rnemililci
    kualifikasi usaha kecil;
    b. 4% (empat perscn] untuk Pelaksanaan IConstruksi
    yang dilakukan oleh Penyedia Jasa yang tidalc
    memiliki kualifikasi usaha;
    c. 3% (tiga perscn) untuk Pelaksnnaan I{onstrulcsi yang
    dilalcukan oleh Penyedia Jasa sclain Penycdia Jasa
    sebagairnana dirnaksud dalam hurul a dan hurul b;
    d. 4% (ernpat perscn] untuk Perencanaan Konstrulcsi
    atau Pengacvasan IConstrulcsi yang dilalculcan oleh
    Penyedia Jasa yang rnerniliki ltualifikasi usaha; dan
    6% (enam perscn) untulc Perencanaan Iconstruksi atau
    Pengawasan Konstruksi yang dilakukan olehlPenyedia
    Jasa yang tidak memililci kualifikasi usaha.

Leave a reply