{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


PP 46 tarif 1%

Perusahaan kami berdiri August 2015 dan tahun 2015 kondisi rugi dan lepor SPT PPH badan. Tuk akhir tahun 2016 kondisi tetap rugi dengan omzet di bawah 4,8 M dan di tahun 2016 tidak membayar PP 46 tarif 1 %. Apakah ini sudah benar dan bagaimana dengan tahun 2017 sudah harus bayar tarif 1% PP 46??

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


2 Answers

Penerapan tarif PPh Final PP-46 dengan tarif 1% tersebut tidak mengindahkan apakah perusahaan/usaha wajib pajak laba/rugi rekan, jadi tetap Anda wajib menyetorkan kewajiban PPh Final 1% yang dihitung dari omset bruto tiap bulannya….

kecuali memang sepanjang tahun tersebut perusahaan tidak melakukan transaksi penjualan sama sekali.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


untuk tahun 2017, jika memang sampai dengan akhir tahun 2016 omset perusahaan masih belum melebihi 4.8Milyar maka tetap menerapkan PPh Final 1%.

Dan ingat rekan, tetap ditunaikan kewajiban 1% dari omset bruto per bulannya, tanpa melihat perusahaan tersebut untung atau rugi.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up

Search

Ads

tepung pizza instan dan sehat

Sponsors


Aplikator Atap Baja Ringan