Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Perusahaan kami bergerak dalam bidang perdagangan eceran khusus pupuk dan pemberantasan hama. Kami memiliki beberapa pertanyaan :
1. Bila menerima bonus berupa barang maupun uang dari pemasok, penerima wajib meminta bukti potong PPh Ps. 23 dan penerima wajib menerbitkan faktur pajak keluaran. Kapan masa penerbitan faktur pajak keluaran? Apabila bukti potong PPh Ps. 23 datang terlambat apakah boleh saat bukti potong diterima?

2. Bila penerima sudah menerbitkan Faktur Pajak Keluaran kepada pemasok, akan tetapi pemasok tidak membayar PPN atas bonus tsb, bagaimana perlakuannya akuntansinya?

3. Piutang lain yang bersumber dari penerbitan faktur pajak keluaran atas bonus tahun sebelumnya, namun tidak dibayar oleh penerima faktur pajak (pemberi bonus), bagaimana diperlakukan akuntansinya?

4. Bila menerima bonus berupa beberapa unit kendaraan, untuk mencatat harga perolehan masing-masing kendaraan, apakah boleh kami mengalokasikan masing-masing kendaraan sesuai harga pasar?

Leave a reply