{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


perihal tax amnesty dan pelaporan spt

selamat sore pak, saya mau bertanya bbrp hal:
1. jika th 2011 kita membeli rumah dan akhirnya krn tidak mampu membayar maka rumah disita bank, apakah itu wajib dilaporkan?
2.misal orang tua kita berdagang dan punya npwp, krn ada masalah tiba2 berhenti/bangkrut, maka harus dilaporkan? dan kedepannya bgmn agar tidak usah lapor lagi krn ybs sdh tdk bekerja lagi
3.jika kita terkena hutang akrtu kredit dan tdk mampu membayar,apakah harus dilaporkan dlm hutang di spt?
4.misal kita mengambil kredit motor/mobil/rumah atas nama orang lain apakah hrs dilaporkan?

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


1 Answer

untuk pertanyaan nomor 1 dan 4, silahkan laporkan, karena terdapat nilai hak saudara dlm harta tersebut. Adapun unsur hutang didalamnya dapat menjadi pegurang untk mendapatkan nilai harta bersihnya.

untuk pertanyaan no.2, dalam kondisi telah tidak aktif pun atas usaha tersebut tetap wajib dilaporkan. Ada istilah permohonan Non Efektif NPWP, terkait hal ini rekan bisa konsultasikan terlebih dahulu ke KPP terdaftar, apakah hal tersebut dimungkinkan untuk usaha ortu rekan yang saat ini telah tidak aktif.

terkait pertanyaan no.3 silahkan laporkan sebagai hutang dalam SPT Tahunan

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up

Search

Ads

tepung pizza instan dan sehat

Sponsors