Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Saya menggunakan kartu kredit untuk membayar Hutang, karena usaha bisnis gagal. Sampai sekarang saya belom ada kemampuan untuk melunasi nya.. hanya bisa mencicil melalui pelunasan kartu kredit.. Dan sekarang pajak mulai melakukan audit penggunaan kartu kredit.Saya tetap memiliki tagihan yang wajib saya bayar.. tapi tidak ada keuntungan sama sekali dari penggunaan kartu kredit…
saya hanya berusaha menyelesaikan tanggung jawab saya dengan mencicil..Solusi apa yang saya harus lakukan..
trimakasih sebelumnya..

Comment ( 1 )

  1. May 20, 2016 at 1:44 am

    memang akhir2 ini ramai diberitakan bahwa otoritas pajak bakal diberi kewenangan untuk “mengintip” data penggunaan kartu kredit. Penggunaan kartu kredit pun tentu oleh sebab kebutuhan yang beragam. Memang benar bahwa kartu kredit dominan terkait pola konsumsi penggunanya, inilah yang disasar oleh Direktorat Jenderal Pajak. Dalam hal ternyata ada kasus penggunaan kartu kredit dengan dasar kebutuhan sebagaimana yang terjadi pada Bapak/Ibu, dan sepanjang Ibu/Bapak bisa menjelaskan disertai dengan bukti pendukung bahwa memang angsuran kartu kredit yang Ibu/Bapak bayarkan bukan terkait konsumsi namun terkait dengan hutang yang masih outstanding…kami rasa tidak perlu khawatir berlebih bu…

    Otoritas pajak pun tidak serta merta menagihkan/menetapkan bahwa si A, B, C punya utang pajak sekian dan sekian hanya mendasarkan pada data kartu kredit tersebut. Namun, pihak otoritas pajak akan mendahuluinya dengan permintaan klarifikasi, misalnya terkait peruntukkan cc tersebut. Jika memang terkait konsumsi…dari data itu bisa diproyeksi/taksir kira2 seharusnya berapa besar penghasilan ybs tiap bulan dan baru dikaitkan dengan pemenuhan kewajiban pajaknya….sudah ekual belum…

    demikian bu/pak, semoga dapat memberi pencerahan.

Leave a reply