Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

kami sudah beberpa kali mengunjungi restoran Baso Panghegar yang berlokasi di daerah Holis, Bandung. namun ada yang mengganjal di pikiran kami, karena setiap kami membayar di kasa, selalu ditambahkan dengan pajak 10%, tnpa dibuatkan faktur pajak bolehkah?

Comment ( 1 )

  1. naufalaziz
    June 12, 2015 at 1:29 am

    Selamat Pagi Pak Dedi,
    Pengenaan Pajak berupa pungutan 10% yang disertai dengan penerbitan Faktur Pajak adalah PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Sementara, penyerahan yang dilakukan oleh restoran tersebut (jasaboga) bukan merupakan objek PPN, melainkan menjadi wilayah pengenaan Pajak Daerah, yang memang jumlahnya 10% juga.

    Dalam ketentuan PPN sendiri, terdaftar negatif list (penyerahan yang dikecualikan dari pengenaan PPN, diantaranya disebutkan termasuk usaha Jasa Boga..). Dalam praktinya pun, tidak seluruh penyerahan yang menjadi objek PPN selalu disertai dengan penerbitan Faktur Pajak (standar) mungkin seperti yang bapak maksud. Misalkan, atas penyerahan retail (langsung kepada konsumen akhir) yang dilakukan oleh PKP retail, dalam hal ini nota penyerahan tunai, cash register yang diberikan kepada konsumen sekaligus berfungsi sebagai pengganti Faktur Pajak (standar).

    Demikian penjelasannya Pak, semoga membantu

Leave a reply