Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Satker kami melakukan service kendaraan langsung ke Dealer Resmi XXX, menggunakan persekot up bendahara dengan biaya Rp3.000.000 dg rincian yg tertera dalam kuitansi/faktur
biaya service: rp 2.727.300
PPN :rp 272.700
————-
rp 3.000.000,-

BAgaimana bendahara membuat tagihan pertanggungjawabannya? apakah harus membuat kuitansi lagi dengan menambahkan lagi PPN (300.000) + PPH (rp 6.000) untuk disetor ke Kas negara? sehingga tagihannya menjadi 3.306.000 (pembayaran PPN double)? apakah tagihan pertanggungjawabannya murni sebesar Rp 3.000.000, tanpa memotong PPN dan PPH lagi?bagaimana kewajiban Bendahara selaku pemungut pajak? mohon penjelasan disertai ilustrasi. trmksh

Leave a reply