Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

saya baru ingin belajaar tentang pajak masukan dan pajak keluaran.
jika ada 1 faktur yang mempunyai pajak masukan,dan barang trsbut dijual kembali dengan ppn yang berarti pajak keluaran.terjadi selisih nya,
contoh: kita membeli barang dengan ppn 370.000 dan barang tersebut kita jual kembali dengan ppn nya 550.000 terjadi selisih 180.000
yang saya tanyakan.
1. jumlah yang harus kita bayar yang mana ?
2. dalam pelaporan spt, nominal mana yang kita masukkan?
3. jika post ke daftar faktur pajak keluaran pada e-spt, berapa nominal yang harus dimasukkan?

terimakasih, mohon pencerahan nya 🙂

Comment ( 1 )

  1. January 11, 2016 at 6:38 am

    PM= 370.000
    PK= 550.000
    PPN=PK-PM

    no.1 PPN terhutang 180.000
    no.2 keduanya (baik PK maupun PN) diinput dalam SPT dan akan menghitung otomatis PPN terhutang, saat ini sistem PPN telang menggunakan progam e-faktur jadi saat anda menerbitkan faktur otomatis PK akan terekam sesuai jumlah faktur PK yang Anda terbitkan….angka akumulasi PK di akhir masa pajak juga akan terhitung otomatis. sementara untuk PM silahkan input (bisa iya bisa tidak karena PM merupakan hak apakah akan dikreditkan atau ingin dikapitalisir sebagai bagian dari pembelian)

    no.3 sudah tercakup dalam jawaban no.2

Leave a reply