Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

saya mempunyai usaha kecil di bidang online dan penjualan langsung, dengan penghasilan per bulan sekitar 2juta. mempunyai 1 istri 1 anak dan menafkahi seorang ibu. tempat tinggal disemarang. kira2 apabia saya membuat npwp. setelah dapat npwp saya harus bagaimana, berapa pajak saya dan bagaimana cara saya membayar. saya membutuhkan npwp untuk legalitas penjualan online saya agar pembeli percaya.

Comment ( 1 )

  1. naufalaziz
    February 19, 2014 at 3:36 pm

    Sebelum menjawab pertanyaan Bapak, saya berasumsi bahwa sumber penghasilan bapak –satu– hanya dari penjualan online tersebut.

    Kewajiban Bapak setelah terdaftar sebagai Wajib Pajak (WP) ditandai dengan diterbitkannya NPWP ada dua (secara garis besar) kewajiban pajak (setor dan/atau lapor) masa/bulanan dan kewajiban tahunan.

    Setelah berlakunya ketentuan baru berupa Peraturan Pemerintah No.46 tahun 2013, pengaturan kewajiban pajak untuk UMKM dengan nilai omset tidak melebihi 4,8 Milyar pengenaan pajaknya bersifat final, yaitu sebesar 1% dari nilai omset bulanan.

    Nah, usaha yang Bapak jalankan memenuhi kriteria ini. jadi setelah terdaftar bapak punya kewajiban pajak masa/bulanan yaitu menyetorkan kewajiban PPh (pajak penghasilan) yang bersifat final sebesar 1% dari omset (dalam contoh, ketika penjualan di bulan tersebut katakanlah 2jt maka PPh final yang wajib Bapak setorkan adalah sebesar 20ribu).

    Disetorkan paling lambat tanggal 15 masa pajak/bulan berikutya, misalkan atas kewajiban pajak bulan januari 2014 maka wajib disetorkan paling lambat tanggal 15 bulan februari 2014. Disetorkan dengan menggunakan media surat setoran pajak (SSP).

    Sementara terkait dengan kewajiban tahunan Bapak adalah kewajiban pelaporan SPT tahunan. Untuk ‘modal’ mengisi SPT Tahunan tersebut, bapak diminta untuk membuat pencatatan sederhana terkait penerimaan bruto penghasilan (omset) tiap bulannya…(Omset januari, februari, maret dst…desember) yang nantinya akan dilaporkan dalam SPT tahunan, dilaporkan paling lambat akhir bulan ke-tiga (akhir maret) setelah berakhirnya tahun pajak.

    Untuk lebih jelasnya teknis penyetoran dan pengisian SPT (kewajiban masa maupun tahunan) bapak bisa datangi Kantor Pelayanan Pajak terdekat dan bisa temui petugas yang disebut Account Representative (AR), tugas mereka adalah konsultatif dan pengawasan. jadi jika ada permasalahan pajak yang hendak ditanyakan (konsultasikan) bisa langsung ditanyakan ke AR-tersebut.

    Silahkan Pak

Leave a reply