Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

NPWP

Halo, Saya ingin bertanya,
Saya pertama kali kerja di bidang perbankan sampai dengan tahun awal tahun 2014, namun sejak tahun 2014 saya sudah tidak aktif bekerja di bidang perbankan (sejak tahun 2014 sudah tidak melapor SPT tahunan) dan tidak menonaktifkan NPWP saya. Saat ini saya bekerja diluar negeri dan bayar pajak diluar negeri.

Pertanyaan saya:
1. Apakah saya dikenakan denda dikarenakan tidak melapor SPT tahunan sejak 2014 (status sudah tidak berpenghasilan)? Saya mulai bekerja di luar negeri sejak pertengahan 2015.
2. Sepengetahuan saya, jika bekerja diluar negri dan tidak berada di Indonesia dalam waktu 183 hari maka tidak perlu melapor SPT, apakah betul?
3. Jika suatu saat saya ingin kembali ke Indonesia dan memulai usaha, Apakah dikenakan biaya pajak sewaktu mengkaktifkan NPWP saya kembali.

Mohon bantuan atas pertanyaan diatas, terima kasih.

Comment ( 1 )

  1. March 29, 2017 at 8:07 am

    Sesuai pasal 2 dan pasal 2A UU PPh, orang pribadi yg bertempat tinggal di Indonesia adalah subjek pajak dalam negeri, dimana kewajiban perpajakannya berakhir bila meninggal/ meninggalkan Indonesia untuk selamanya. Bila anda masih bertempat tinggal di Indonesia (masih WNI) maka anda harus memenuhi kewajiban perpajakan anda, bila tidak lapor SPT Tahunan dikenai denda.
    2. Mengenai ketentuan 183 hari, itu adalah ketentuan untuk menentukan apakah seseorang itu subjek pajak dalam negeri/luar negeri (beda tarif & cara penghitungan pajaknya), bila anda masih WNI anda tetap subjek dalam negeri. Atas pemotongan pajak yg sudah dilakukan diluar.negeri tinggal dilaporkan saja di SPT Tahunan.
    3. Seluruh pelayanan di kantor pajak tidak dipungut biaya, namun bila berdasarkan data2 yg ada terdapat pajak yg kurang dibayar tentu harus dibayar
    (https://www.facebook.com/widodo.eli.1)

Leave a reply