{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


Nama Pembeli BKP dan Penyetor Berbeda

Saya ingin bertanya, apabila dalam e-faktur nama pembeli BKP adalah “A” dengan npwp 123, namun ternyata yang menyetor adalah atas nama “B” dengan npwp 456, dan si penyetor merupakan bendaharawan pemerintah. Pertanyaan saya, apakah boleh nama pembeli dan penyetor berbeda ? dan apakah saya perlu mengganti fakturnya ? karena identitas lawan transaksi menjadi berbeda.

Mohon bantuannya, terima kasih

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


1 Answer

Nama Pembeli (pengguna Faktur Pajak) dan Penyetor bisa saja (diperkenankan berbeda).
___
yang paling penting adalah nama serta NPWP tercantum dalam SSP/Surat Setoran Pajak (Bukti Setor) adalah nama pihak penjual (penerbit faktur pajak).
Misalkan dalam Faktur Pajak tersebut penjualnya adalah “C” dengan NPWP 789, maka dalam SSP/Bukti setor wajib tercantum nama dan NPWP C ini.
___
Jika terjadi kesalahan dalam bukti setor, maka yang dilakukan bukanlah membatalkan faktur pajaknya, namun dengan melalukan permohonan pemindahbukuan ke KPP tempat Nama/NPWP tertera dalam SSP terdaftar

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up