Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Luar negeri

Saya adalah WNI dan penduduk Australia (Permanent Residence).
Saya telah bekerja 20 thn dan mempunyai bbrp rumah di Australia.
Setiap tahun 2- 3 kali berkunjung ke Indonesia, menjenguk keluarga (ibu dan saudara).

Selama bekerja di Aust. Saya membayar pajak untuk pemerintahan Australia.
Baru2 (2016) ini saya di kirimkan NPWP ke alamat ibu saya.

Pertanyaan saya:
A. Apakah saya harus melaporkan penghasilan saya kepada perpajakan di Indonesia?
B. Apakah properti saya harus di laporkan juga?
C. Apakah saya di kenakan pajak penghasilan? Sedangkan sy tidak bekerja di Indonesia.

Demikian dan terima kasih.

Comments ( 3 )

  1. naufalaziz
    August 12, 2016 at 7:48 am

    Dalam ketentuan Undang-undang perpajakan Indonesia telah jelas diatur bahwa subjek pajak luar negeri adalah:
    –orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia, orang pribadi yang berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, dan badan yang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia, yang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui bentuk usaha tetap di Indonesia; dan
    –orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia, orang pribadi yang berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, dan badan yang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia, yang dapat menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia tidak dari menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui bentuk usaha tetap di Indonesia.

    Jadi jelas sebenarnya dengan kondisi Anda sekarang, Anda bukanlah subjek pajak Indonesia, yang artinya sebenarnya tidak perlu terbit NPWP tersebut. Jikapun sudah terlanjur terbit NPWP sebagaimana Anda sebut, maka Anda berhak mengajukan permohonan pe-non-efektifan NPWP tersebut. permohonan tersebut diajukan secara tertulis dengan mengemukakan alasan bahwa Anda saat ini telah menjadi subjek pajak luar negeri.

    Ketika suatu saat nanti Anda pulang ke Indonesia, dan berminat tinggal permanen dan membuka usaha/bekerja di Indonesia, Anda dapat mengajukan permohonan peng-efektif-an kembali NPWP tersebut.

    Dalam kondisi Anda menjadi subjek pajak luar negeri dan seluruh penghasilan Anda berasal dari luar negeri tentu atas seluruh objek pajak (penghasilan) yang Anda terima pun pemajakannya menjadi hak negara tersebut, yang tidak perlu dilaporkan di Indonesia. Termasuk akumulasi penghasilan berupa harta/aset yang Anda miliki saat ini atas penghasilan tersebut belum perlu Anda laporkan ke otoritas pajak Indonesia.
    Hal sebaliknya berlaku ketika Anda kembali ke Indonesia dan berniat menetap di Indonesia kembali

    Demikian, semoga memberi penjelasan rekan…

  2. August 30, 2016 at 9:54 am

    Halo naufalaziz, terima kasih atas penjelasannya. Kasus saya hampir sama dengan kasus di atas. Bedanya, tahun lalu (2015) saya membeli rumah di Indonesia menggunakan penghasilan saya yang dari LN tersebut. Kalau begini bagaimana solusinya? Apakah rumah tersebut harus tetap saya masukan SPT tetapi tidak usah tax amnesty atau bagaimana? Terima kasih banyak.

  3. August 30, 2016 at 1:27 pm

    kami telah merangkumkan jawaban untuk permasalah serupa, yang dapat rekan baca melalui posting berikut:

    http://blog.tanyajawabpajak.com/2016/08/subjek-pajak-luar-negeri-atau.html

    silahkan dibaca rekan, semoga membantu

Leave a reply