Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Mau tanya, apakah benar mulai Januari tahun 2014 terkait pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21 sudah wajib menggunakan e-SPT? mohon jawabannya ya kawan. Terima kasih

Comments ( 3 )

  1. December 15, 2013 at 1:26 am

    Per Januari 2014, pelaporan SPT Masa PPh 21 masih bisa dilakukan menggunakan hardcopy Bro.. Hanya saja untuk Pemberi kerja yang telah menerbitkan bukti potong lebih dari 20 bukti potong PPh 21, sudah wajib menggunakan media e-SPT 21. Nah, sobat ini termasuk yang mana?

    Jika memang bukti potong tiap bulannya sudah melampaui angka 20 bukti potong PPh 21 maka sobat sudah wajib e-SPT 21 ya..

    Silakan jika ada yang mau menambahkan jawaban saya..semoga membantu 🙂

  2. December 16, 2013 at 12:55 am

    Oiya, saya tambahkan jawaban di atas ya..
    Ketentuan terkait pelaporan PPh 21 terbaru diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-14/PJ/2013, salah satu ketentuan di dalamnya mengatur kewajiban menggunakan e-SPT PPh 21 apabila:

    a. melakukan pemotongan PPh 21 dan/atau PPh 26 terhadap pegawai dst yang jumlahnya lebih dari 20 orang
    b. melaukan pemotongan PPh 21 (tidak final dan/atau PPh 26 selain pemotongan PPh sebagaimana dimaksud pada huruf a dengan bukti pemotongan yang jumlahnya lebih dari 20 dokumen)
    c. melakukan pemotongan PPh 21 (final) dengan bukti pemotongan yang jumlahnya lebih dari 20 dokumen
    d. melakukan penyetoran pajak dengan SSP dan/atau bukti Pbk yang jumlahnya lebih dari 20 dokumen dalam satu masa pajak

  3. March 3, 2014 at 9:31 am

    jadi kalo misalnya kita udah di potong dari perusahaan untuk pph terutangnya gimana? kita juga masih wajib untuk buat spt nya?

Leave a reply