Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

KPP sudah menerbitkan SPMKP (surat perintah membayar kelebihan pajak) kepada KPPN (kantor pusat perbendaharaan negara sejak bulan September 2015, namun sampai Maret 2016 ini, perusahaan kami belum menerima pembayaran SPMKP tersebut. Setelah kami berkirim surat kepada KPPN, dijawab bahwa KPPN mengirimkan konfirmasi kepada KPP tetapi tidak mendapat jawaban sehingga SPMKP menjadi daluarsa dan harus dikirim kembali oleh KPP. Indikasi dan informasi informal yang kami dapat adalah bahwa KPP dan KPPN sengaja menunda pembayaran akibat kondisi kas negara pada akhir 2015 kemarin.

Pertanyaan : apakah kami berhak mendapatkan imbalan bunga atas keterlambatan pembayaran SPMKP tersebut?

Leave a reply