{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


harta

Bro n sis.ini mau tanya tentang harta bentuk ruko yg di berikan orgtua thn 2000 atas nama saya.sy blum ber npwp.seandainya ikut TA berapa nilai wajar yg di laporkan y,sdgkn nilai pasar saat ini perkiraan 1.5 m ,apbila sy tlh lapor harta tsb di TA n thun berikutnya harga pasar naik lg jd 2 m ketika sy menjualnya,apkh sy termasuk pengelapan pajak.sdgkn harga pasar pstinya kt gk bisa tau psti n bisa berubah,berapa nilai harta yg cocok utk sy ungkap dlm TA menurut bpk.mengenai harta saham yg tlh merugi n tlh di jual thn 2012 n 2013 n tersisa hanya saham aktif sktr 40 juta yg msh untung.apkh saham yg tlh di jual n shm aktif msh mau di ungkap di TA pak.mohon pencerahannya,trima kasih.

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


Tags

2 Answers

Bgaimna jika seseorg ungkap harta pemberian org tua dlm bentuk rmh n penganguran jg tak bisa byr uang tebusan.tp ikut TA.apkh ada kebijakan pelonggaran pajak dr pemerintah dlm hal ini pak.trima kasih.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


Sore bro….
dalam undang2 TA disebut nilai wajar (yang dijadikan dasar perhitungan uang tebusan) adalah nilai menurut Wajib Pajak. Dari info yang rekan sampaikan maka nilai wajarnya adalah 1.5 M (full self assesment). Dan jikapun terjadi kenaikan nilai dikemudian waktu saat rekan menjualnya, tidak bisa dianggap sebagai bagian penggelapan pajak lah bro..

—–

Soal harta berupa saham, yang rekan laporkan dalam TA tentu hanya nilai saham yang masih aktif/tersisa saja, kalo yang sudah dijual tentu bukan lagi menjadi bagian harta rekan…kecuali atas penjualan saham tersebut (kas), rekan masih menyimpan kas-nya dalam bentuk tabungan misalnya..nah kas/tabungan itulah yang kemudian dilaporkan…

—–

Demikian rekan, semoga membantu

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up

Search

Ads

tepung pizza instan dan sehat

Jawaban Terbaru

Sponsors