Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Harta warisan dalam tax amnesty

Kami bersaudara 7 orang diwarisi rumah di Jakarta oleh ortu kami. Rumah ini masih berstatus girik.
Saat ini kami bingung dengan keluarnya Tax Amnesty (TA), berarti kami harus melaporkan rumah tsb. untuk ikut TA.
Pertanyaan saya :
1. Siapakah diantara kami bertujuh yg harus melaporkan rumah warisan tsb ?
2. Berapa nilai yang harus kami jadikan patokan, apakah nilai pasar atau nilai NJOP ?
3. Bagaimana kalau kami tidak memiliki uang tunai untuk membayar tebusan TA tsb. Karena memang kami saat ini hanya saya saja yang jadi pegawai, pastinya tidak mampu untuk membayar uang tebusan tsb.

Comment ( 1 )

  1. naufalaziz
    August 9, 2016 at 6:50 am

    Salaam, saya coba bantu jawab ya rekan..

    jawaban no.1: Dalam hal Warisan tersebut belum terbagi, maka atas harta Warisan tersebut dapat diikutkan dalam program Amnesti Pajak dengan menggunakan Subjek Pajak Warisan Yang Belum terbagi sebagai Subjek Pajak menggantikan yang berhak. Pelaksaannya dilakukan oleh salah seorang ahli warisnya, pelaksana wasiatnya atau yang mengurus harta warisan tersebut (Keterangan: NPWP Subjek Pajak Warisan Yang Belum terbagi adalah sama dengan NPWP Almarhum.
    Dalam hal Warisan sudah terbagi, maka yang mengajukan amnesti pajak adalah masing-masing ahli waris yang mendapatkan harta berupa warisan tersebut.
    —-
    jawaban no.2: nilai yang dijadikan dasar pengenaan uang tebusan adalah nilai wajar per akhir tahun 2015. Dan nilai wajar ini diserahankan sepenuhnya menurut wajib pajak, jadi bukan NJOP ya yang digunakan dasar
    —-
    jawaban no.3: nah…yang ini susah jawabnya, karena dalam sarat untuk memenfaatkan kebijakan tax amnesty ini salah satunya adalah membayar uang tebusan. Tanpa uang tebusan artinya rekan tidak dapat memanfaatkan kebijakan tax amnesty tersebut.

Leave a reply