{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


Faktur pajak PPN, retur penjualan/ganti faktur penjualan

Saya ingin menanyakan tentang PPN.
1. Ada bendahara yang service mobil ke perusahaan kami (otomotif), tetpi mereka tidak tidak minta faktur pajak. Dan kita juga lupa meminta, dan npwp kita 00, sementara total hingga 3juta. Bagaimana jika seperti itu?

2. Mengenai Nota retur, pada masa sblumnya ada salah hrga di invoice pada penjualan unit mobil. Lalu dibuatkan invoice baru di masa skrg, krena masa sblumnya di sistim kami hrus di DO ulang. Sementara cust ber NPWP, masa sblumnya sudah kmi buat faktur pajaknya, apa bisa lgsung dibatalkan/ buat nota retur? Sementara blum lapor spt ppn, dan juga bagaimana jika hal tsb juga terjadi pada 2 masa sebelumnya, apa bisa lgsung dibatalkan faktur pajaknya?

Karena setahu saya nota retur itu utk pengembalian barang. Saya jg blum bgitu paham.

Terimakasih sebelumnya 🙂

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


3 Answers

Selamat siang,
langsung saja coba saya tanggapi pertanyaan Anda tersebut.
No.1, ketika Anda telah dikukuhkan sebagai PKP, maka setiap penyerahan (apapun) atas transaksi usaha yang Anda jalankan wajib disertai dengan penerbitan faktur pajak, terlepas lawan transaksi (customer) Anda memintanya atau tidak. Selanjutnya, Anda menyetor dan melapor atas setiap faktur pajak yang Anda terbitkan tersebut.
____
No.2, prinsipnya pembatalan faktur hanya dilakukan (secara ketentuan) jika terjadi pembatalan transaksi. Dalam kasus Anda, transaksi sebenarnya tidak batal, hanya terdapat koreksi atas invoice komersial yang telah terbit sebelumnya, dalam kasus demikian jika atas transaksi tersebut telah diterbitkan faktur pajak sebelumnya, kemudian terdapat koreksi invoice maka Anda bisa tempuh dengan menerbitkan faktur pajak pengganti, dan bukan nota retur juga ya…
____
Demikian, semoga membantu

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


invoice kedua dst merupakan dokumen perdata antara Anda dan konsumen, dalam sudut pandang pajak, nyatakanya transaksi awal tidak batal, hanya koreksi dokumen pendukung atas transaksinya, dan atas koreksi ini sebenarnya bisa Anda cantumkan dalam kolom referensi saat Anda buat FP Pengganti.
___
Secara ketentuan Faktur Pajak wajib dibuat saat mana yang lebih dulu antara penyerahan, penagihan atau pembayaran. Dan nyatanya penerahan telah terjadi (dulu) sehingga Anda wajib menerbitkan FP sesuai tanggal penyerahan terjadi (dulu), bukan kemudian membuat FP baru dengan tanggal saat koreksi invoice kedua dst (seolah penyerahan baru Anda lakukan sekarang).
___
Namun demikian, praktinya memang terjadi, pihak pemberi jasa dan konsumen menyepakati seoalah transaksi awal batal, untuk kemudian membatalkan FP awal dan kemudian menerbitkan FP baru. Sepanjang Anda mau menempuh langkah demikian, meski saya tidak menyarankan, silahkan saja, asal Anda bisa mempertanggungjawabannya saat terjadi pemeriksaan, dan konsekuensinya atas FP baru tersebut bisa dianggap sebagai faktur pajak yang terlambat diterbitkan, karenya nyatanya penyerahan terdahulu tidak benar-benar batal.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


pakai faktur pajak pengganti meskipun di DO lagi pada bulan yang berbeda? dan jika pemeriksaan, customer hanya diberikan DO yang baru, karena DO yng lama ditarik oleh kita sbg penjual, dan dasar faktur pajak normal apa sedangkan DO/Faktur penj diberikan ke cust yang telah dirubah dengan bulan yang beda. apakah tidak apa apa?

mohon bantuannya ya.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up