{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


FAKTUR PAJAK

Misal saya bertindak sebagai badan usaha membeli sejumlah barang pada PT A yang mana barang tersebut saya jual pada konsumen C tapi tidak mengambil laba/untung (harga sesuai pembelian di PT A). Dari pembelian yang saya lakukan ke PT A, saya menerima FAKTUR PAJAK (dikenai PPN 10% dari harga pokok). Apakah tidak ada sanksi apabila faktur pajak tersebut tidak saya laporkan ? Kalau saya laporkan bagaimana caranya? Apakah kita harus membayar pajak lagi?

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


1 Answer

Apakah Anda/perusahaan Anda juga merupakan PKP yang wajib memungut PPN dan melaporkannya dalam SPT PPN?
jika iya maka transaksi penjualan Anda ke PT C, Anda wajib menerbitkan faktur pajak dan melaporkan faktur pajak atas penjualan ke PT C tersebut.

Namun untuk Faktur Pajak atas pembelian dari PT A menjadi hak Anda untuk melaporkan (mengkreditkan) atau tidak melaporkan (mengkreditkan)-nya.

Namun jika Anda bukan PKP, tidak ada kewajiban Anda untuk melaporkannya.

semoga membantu.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up

Search

Ads

tepung pizza instan dan sehat

Sponsors