Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Saya membeli properti pre launching di tahun 2015,dan berencana menjualnya pada tahun 2018 setelah serah terima ajb dll.Apakah saya harus melaporkan kepemilikan atas properti ke pajak pada tahun ini atau nanti pada 2018??jika saya melaporkannya pada tahun 2018 apakah saya terkena sanksi pajak/tax amnesti sebesar 200% atas hak tersebut??jadi kapan saya harus melaporkannya??mohon pendapatnya..terima kasih

Comment ( 1 )

  1. August 28, 2016 at 1:46 pm

    Bicara soal properti, maka yang menjadi dasar pengakuannya adalah kapan secara de facto/de jure Anda mendapatkan right/hak atas properti tersebut, sekalipun masih tahap pre launching, faktanya Anda memiliki hak atas slot/persil/bidang/unit properti tersebut di tahun 2015 yang artinya Anda sudah seharusnya mengakuinya dalam daftar harta di SPT Tahunan yang Anda laporkan.
    ___
    Jika memang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan maka, ia adalah objek Tax Amnesty
    ___
    Jika tidak diikutsertakan dalam TA juga, dan dikemudian hari Fiskus mendapati data tersebut, bukan tidak mungkin penerapan sanksi berdasarkan UU TA tersebut diterapkan
    ___
    Adapun sanksi kenaikan 200% khusus diperuntukkan bagi peserta TA namun masih menyembunyikan sejumlah data kepemilikan harta yang seharusnya dilaporkan seluruhnya.
    ___
    Demikian rekan, semoga memberi pencerahan

Leave a reply