{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


Bayar Pajak PPN dan PPh

Sebuah perusahaan melakukan pengadaan barang dan jasa kepada sebuah instansi pemerintah, dengan total biaya 25,000,000. Pihak manakah yang melakukan dikenakan pembayaran atas PPN dan PPh?

(Mohon bantuannya, saya masih pemula dalam urusan pajak)

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


2 Answers

Pihak pemerintah yg dikenakan PPN, tetapi dia akan setorkan sendiri, dan perusahaan saudara harus minta bukti (SSP) klo pihak pemerintah sudah menyetorkan PPNnya ke Bank.
Perusahaan saudara yg dikenakan PPh, dan disetor juga oleh pihak pemerintah, jadi saudara harus minta bukti potong PPh pada pihak pemerintah,

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


Prinsipnya, penanggung beban PPN adalah konsumen akhir (dalam hal ini adalah instansi penyelenggara pengadaan barang dan jasa),
dan penanggung beban PPh adalah pihak yang menerima penghasilan (perusahaan rekanan).

Pihak Perusahaan wajib menerbitkan faktur pajak saat melakukan penyerahan
dan pihak pembeli wajib (instansi pemerintah tersebut) wajib menerbitkan bukti potong PPh pasal 22.

Adapun kekhususan dalam transaksi dengan bendaharawan pemerintah yang melibatkan penggunaan APBN/APBD sebagai sumber pendanaan, maka bendaharawan berkedudukan sebagai wajib pungut atas PPN, artinya baik PPN maupun PPh akan disetorkan oleh pihak bendaharawan.

Bagi perusahaan silahkan pastikan bahwa kewajiban PPN tersebut telah benar2 disetorkan oleh bendaharawan dengan cara minta copy Bukti Penyetoran PPN atas transaksi tersebut, dan jangan lupa minta juga bukti potong PPh pasal 22 atas pemotongan PPh untuk bagian penghasilan yang Anda terima.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up

Search

Ads

tepung pizza instan dan sehat

Jawaban Terbaru

Sponsors