{1 - 24} GreyGrey
{25 - 49} GreenGreen
{50 - 499} BlueBlue
{500 - 4999} OrangeOrange
{5000 - 24999} RedRed
{25000+} BlackBlack

Please confirm that you would like to report this for an admin to review.


Bagaimana perlakuan PMK 78/2010 (PPN) terhadap Dana Pensiun

Bagaimana sebenarnya perhitungan PPN berdasar PMK 78/2010 terhadap Dana Pensiun, kenapa setelah dihitung kembali selalu menjadi kurang bayar? padahal setahu saya, Dana Pensiun tidak menjual/menyerahkan Barang/Jasa apapun?

Share yuk... biar lebih bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter



Confirm that you would like to Remove Email Alerts for your question. You cant undo this and you will not be able to re-subscribe.


Tags

1 Answer

justru maksud dari penghitungan kembali kembali tersebut…untuk memisahkan mana transaksi yang tidak terutang PPN dan mana transaksi / penyerahan yang terutang serta mana pajak masukan yang bisa menjadi kredit pajak atas transaksi yang terutang ppn dan mana yang seharusnya tidak bisa dikreditkan…

penghitungan kembali ini pun terjadi pada wajib pajak PKP (misal) Rumah sakit. penyerahan jasa medis memang bukan objek pengenaan PPN, namun atas penyerahan obat-obatan pada instalasi farmasi terkait rawat jalan menjadi objek pengenaan PPN.

Jadi memang tidak bisa digeneralisir pada domain usaha utama wajib pajak tersebut. Jika memang selain melakukan penyerahan yang bebas/tidak terutang PPN, wajib pajak juga melakukan transaksi yang seharusnya terutang PPN maka wajib dilakukan penghitungan kembali tersebut…untuk memisahkan mana (transaksi) yang seharusnya terutang PPN.

Confirm that you would like to select this answer as the "Best Answer" to your question. This will bring this answer to to top and be highlighted as "Best Answer". You can always change this if a better answer is given.


You must be Logged In to Answer this Question

Already a Member, Log In
Not a member yet? Sign Up

Search

Ads

tepung pizza instan dan sehat

Sponsors