Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Saya menjual barang/jasa ke perusahaan yang beridentitas WAPU (Wajib Pungut), berarti kan saat transaksi saya ndak dapat PPN dari pembeli (klien) karena mereka yang akan bayar sendiri ke pemerintah.Yang jadi masalah adalah, ketika pembeli (klien) ternyata telat setor pajak atau bahkan mungkin tidak bayar, kenapa yang dikejar-kejar kantor pajak itu saya ya? Kan yang tidak bayar pajak itu perusahaan yang WAPU itu (klien) ? Bahkan saya sudah mendapat STP dari kantor pajak.

Lah kalo gini caranya, perusahaan yang WAPU bisa ngemplang pajak seenaknya, trus kantor pajak akan ngejar perusahaan lain yang jadi kliennya WAPU itu ?

Bisa begitu ya ? Mohon penjelasan

Comment ( 1 )

  1. September 22, 2015 at 9:04 am

    Prinsipnya jika saudara bertransaksi dengan Wapu, maka pastikan Saudara mendapatkan bukti potong atau bukti pungut atas pemenuhan kewajiban baik PPN maupun PPhnya, jika terjadi keterlambatan setor maka pihak yang pertama kali ditegur, dikenai sanksi keterlambatan tersebut seharusnya Wapu tersebut. Namun demikian dalam kasus PPN, jika terjadi bahwa Wapu tidak menyetorkannya memang tetap Wapu dulu yang akan dikenai sanksi, di sisi lain memang terdapat aturan tanggung renteng namun semestinya tidak serta merta pihak penjual yang dipersalahkan dalam transaksi dengan wapu tersebut. Silahkan Saudara berargumen dan buktikan bahwa atas kewajiban2 perpajakan saudara terkait transaksi dengan wapu tersebut sudah saudara jalankan sebagaimana mestinya.

Leave a reply