Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Saat ini saya masih bekerja di luar negeri, dan dari hasil pekerjaan tsb saya membeli property dan kendaraan. Seperti yang kita tahu pekerja yg tinggal lebih dari 183 hari diluar negri sudah bukan subjek pajak PPH..

yang mau saya tanyakan

1. Apakah cukup jika saya hanya melakukan pembetulan SPT dan tidak ikut tax Amnesty? karena asumsi saya aset tsb saya beli dari uang bebas PPH dan juga propery dan kendaraan yg saya beli teratur membayar pajak.

terima kasih infonya..

Comments ( 3 )

  1. August 28, 2016 at 3:20 am

    TA atau SPT Pembetulan, keduanya adalah pilihan rekan…
    Lex spesialis UU TA ini tidak memilah asal-usul harta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, baik sebelumnya atas penghasilan tersebut telah dipenuhi kewajiban pajaknya ataupun belum.
    ___
    Jika rekan merasa telah memenuhi kewajiban pajak sebagaimana seharusnya, silahkan jika menghendaki SPT Pembetulan sebagai saranyanya, hanya saja manfaat TA seperti tidak “diteliti/periksa” lagi atas kewajiban th.2015 dan kebelakang tidak Anda dapatkan.
    ___
    Demikian, semoga membantu

  2. August 28, 2016 at 10:23 pm

    Terima kasih Infonya, jika merujuk pada PER 2/PJ/2009 pekerja luar negri yang berada diluar Indonesia dalam waktu 183 hari sudah bukan subjek pajak dalam negri lagi.

    Dasar itu yg saya gunakan utk proses Pembetulan SPT.. dan juga di passport saya masih ada stempel dari imigrasi tempat dimana saya telah bekerja..

    sekarang ini yg saya liat justu petugas pajak itu mencari2 kesempatan dengan cara menakuti orang agar bisa lebih memilih TA dibanding pembetulan SPT dengan dalih mereka akan melakukan pengecekan dan kemungkinan akan mencari celah supaya bisa WP yg telah mengambil jalan pengampunan SPT akan terkena denda 30% nantinya..

    KPI dari pegawai pajak itu yg saya tau semakin banyak uang yg bisa mereka dapatkan, maka semakin bagus penilaian kinerja mereka.. maka no wonder lah banyak orang2 spt gayus di dirjen pajak karena yg bagus dan bersih cuma oknum sisanya bajingan semua :D…

  3. naufalaziz
    August 29, 2016 at 2:17 am

    Sepakat dengan jawaban akun anomim.
    saya tergelitik dengan pernyataan rekan Adzie “….sisanya bajingan”, hati2 rekan…jangan2 ini jadi fitnah semata…karena selama ini berhubungan dengan rekan2 di pajak, justru yang saya temui mereka membantu dengan baik semua. Kondisi sebaliknya seperti rekan Adzie ungkap sebagai “..bajingan semua” tadi.
    Padahal rekan Adzie baru ketemu satu yang kurang kooperatif kenapa bisa mengeneralisir “…sisanya bajingan”….Awas Fitnah…

Leave a reply