Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Saya adalah karyawan yang penghasilannya dipotong oleh perusahaan. Setiap tahun saya melaporkan SPT PPh Perorangan tetapi tidak lengkap. Saya tidak melaporkan properti yang saya beli beberapa tahun yang lalu dan juga nilai tabungan saya. Pajak atas pembelian properti sudah saya bayar pada saat transaksi. Apakah jika saya melaporkan aset yang saya miliki, saya harus tetap membayar tebusan mengingat aset yang saya peroleh serta tabungan saya, 100% berasal dari penghasilan saya yang sudah dipotong pajak tersebut?
Terima kasih atas jawabannya.

Comment ( 1 )

  1. August 28, 2016 at 1:41 pm

    Sifat undang-undang TA adalah lex specialis dibanding UU PPh/PPN umum. Ia tidak melihat asal-usul penghasilan terkait perolehan harta yang baru akan diungkap tersebut (apakah telah dikenakan/belum atas pajak di tahun 2015/sebelumnya). Pokoknya, sepanjang ada harta yang belum diungkap pada SPT Tahunan 2015 maupun sebelumnya, maka itulah objek TA.
    ___
    Meski demikian, TA tidak diwajibkan (merupakan pilihan), tentu bagi yang tidak ikut serta dalam program TA, ia bisa menempuh jalur pembetulan SPT, tanpa menerima manfaat jika yang bersangkutan mengikuti program TA, diantaranya tidak dilakukan pemeriksaan,pembebasan sanksi dsb.
    ___
    Sepanjang rekan siap dengan konsekuensi yang ada,silahkan menempuh jalur pembetulan SPT tersebut.

Leave a reply