Register Now

Login

Lost Password

Enter your email to reset your password.

BY Author

Sejak 2015 saya sudah tidak membayar pajak dg mengisi SSP dan hanya membayar langsung lewat atm bca. Dan ketika membayar pph bruto 1% yg diperlukan hanya no npwp dan tidak diminta nomor ebilling. Jadi saya tidak paham maksud pemerintah untuk meminta kita membuat akun e billing.

Comments ( 6 )

  1. naufalaziz
    July 1, 2016 at 11:26 pm

    emang sih rekan…bagi pembayar PPh Final 1% yang sebenarnya sudah dimudahkan dengan pebayaran langsung melalui menu yang disediakan di atm (tanpa SSP fisik), perubahan menjadi penggunaan e-billing ini justru jadi terkesan kurang praktis. Namun di sisi lain justru untuk jenis pajak lain kehadiran ebilling ini justru memudahkan, karena para pembayar pajak tidak perlu lagi tergantung pada jam kerja front office bank, dan pembayaran pajak menjadi 24 jam-7hari seminggu, dengan eksekusi pembayaran melalui seluruh kanal pembayaran yang tersedia (melalui teller maupun melalui fasilitas mobile banking).

    Ya…semoga ini membawa kebaikan lebih luas, meski memang ada satu sisi kemudahan yang ‘terkesan hilang’, tinggal bagaimana kita menyesuaikan saja. Jika dasar niat awalnya baik..mari kita jalani

    • July 2, 2016 at 12:35 am

      Ooo begitu. Terima kasih atas pencerahannya pak. Lalu bila menggunakan sistem e billig ini bagaimana caranya? Saya sudah bikin id nya namun bingung dlm pengisiannya. Apakah sblm membayar pajak kita isi dulu form setoran onlinenya atau kita bayar dulu seperti biasa baru isi surat setorannya?

  2. July 2, 2016 at 12:34 am

    Ooo begitu. Terima kasih atas pencerahannya pak. Lalu bila menggunakan sistem e billig ini bagaimana caranya? Saya sudah bikin id nya namun bingung dlm pengisiannya. Apakah sblm membayar pajak kita isi dulu form setoran onlinenya atau kita bayar dulu seperti biasa baru isi surat setorannya?

  3. naufalaziz
    July 2, 2016 at 1:30 am

    prinsip dasar e-billing ini sama kalo kita memanfaatkan layanan-layanan booking travel, hotel atau layanan booking online lainnya, nanti akan muncul kode booking. Nah di e-billing ini kita diminta untuk input jenis pajak, masa pajak dan besaran pajak yang akan ita bayarkan, setelahnya akan terbit kode billing.

    Atas dasar kode billing yang terbit tersebut kita bisa melakukan pembayaran melalui mobile banking, internet banking, ATM, teller (semua layanan persepsi transaksi perbankan yang ada). Pembayaran dilakukan dengan memasukkan/input kode billing yang telah rekan dapatkan…

    Nah, untuk memanfaatkan e-billing ini rekan bisa menggunakan fasilitas
    http://sse.pajak.go.id atau
    http://sse2.pajak.go.id (ada dalam http://djponline.pajak.go.id)

    atau memanfaatkan fasilitas berikut rekan:
    http://www.online-pajak.com/id/ebilling-pajak-cara-buat-id-billing-dengan-onlinepajak

    silahkan dicoba ya rekan…

  4. July 2, 2016 at 1:35 am

    Jadi mulai juli ini untuk pembayaran pph bruto 1% tidak lagi menggunakan no npwp tapi menggunakan kode ebilling yg muncul setelah kita memasukkan data ke form online di e billing? Makasih pak. Maaf kalau banyak bertanya.

  5. naufalaziz
    July 2, 2016 at 1:42 am

    benar demikian rekan Debi, sama-sama terima kasihnya, semoga membawa manfaat ya..

Leave a reply